PENGERTIAN KINERJA, MANAJEMEN KINERJA DAN PROSES PENGELOLAAN KINERJA

Posted: Januari 2, 2012 in Catatan
Tag:, , , , , ,

A. Pengertian Kinerja

      Dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan, suatu perusahaan harus memiliki kinerja yang baik karena kinerja sangat berperan penting dalam menentukan kesuksesan perusahaan. Oleh karena itu sangat penting bagi perusahaan untuk mengelola kinerja yang baik dan profesional sehingga mampu membawa perusahaan ke arah yang lebih baik dan memiliki daya saing yang kuat.

     Hal ini tidak terlepas dari persaingan bisnis yang bersifat global sehingga perusahaan dituntut selalu berubah khususnya kinerja perusahaan sehingga dapat tetap bertahan hidup.Banyak bisnis telah berkembang menjadi besar, dan agar dapat memenangi persaingan dibutuhkan tingkat kinerja yang lebih tinggi di dalam tiga area: kualitas barang dan jasa itu sendiri, biaya produksi, dan kecepatan produsen dalam berinovasi dan menyediakan produk dan jasa baru ke pasaran. Menurut Baird (1986) kinerja adalah suatu tindakan, bukan peristiwa. Dan tindakan itu terdiri dari banyak komponen yang merupakan sebuah proses, bukan hasil yang terjadi dari suatu titik waktu tertentu.

B. Pengertian Manajemen Kinerja

        Untuk mencapai kinerja yang efektif dan efisien dalam perusahaan, maka diperlukan pengelolaan terhadap kinerja itu sendiri, yang dinamakan Manajemen Kinerja. Secara mendasar, Manajemen kinerja merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari perencanaan kinerja, pemantauan / peninjauan kinerja, penilaian kinerja dan tindak lanjut berupa pemberian penghargaan dan hukuman. Rangkaian kegiatan tersebut haruslah dijalankan secara berkelanjutan.

    Menurut Baird (1986) Manajemen Kinerja adalah suatu proses kerja dari kumpulan orang- orang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dimana proses kerja ini berlangsung secara berkelanjutan dan terus- menerus.

  Menurut Dessler (2003 : 322) Manajemen Kinerja adalah proses mengonsolidasikan penetapan tujuan, penilaian, dan pengembangan kinerja ke dalam satu sistem tunggal bersama, yang bertujuan memastikan kinerja karyawan mendukung tujuan strategis perusahaan.

C. Proses Pengelolaan Kinerja

    Proses pengelolaan kinerja merupakan hal dasar yang harus diketahui oleh pihak manajemen suatu perusahaan sebelum melakukan tahap- tahap lainnya seperti tahap penilaian dan evaluasi. Misalnya untuk dapat melakukan pengukuran terhadap kinerja, perlu diketahui terlebih dahulu mengenai proses atau cara kerja dari Kinerja. Dengan demikian dapat diketahui apakah proses pengelolaan kinerja suatu perusahaan sudah berjalan dengan semestinya atau belum dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan perusahaan.

   Menurut Baird (1986) Tahapan proses mengelola kinerja adalah:

1. Defining the Desired Results (The Goal)

Menetapkan Hasil (Tujuan) yang ingin dicapai. Jalan terbaik yang mempengaruhi pencapaian adalah dengan menetapkan secara jelas tujuan yang diinginkan. Dengan demikian, karyawan dapat melihat tujuan dari aktivitas mereka dan dapat memenuhi hasil sesuai yang diharapkan.

2. Communicating Performance Expectations

Mengkomunikasikan harapan dari kinerja. Komunikasi harapan kinerja terdiri dari berbagai bentuk: mendeskripsikan tujuan akhir, menjelaskan apa yang perlu dilakukan, menjelaskan hasil terlebih dahulu, dan sebagainya.

3. Specifying and Managing the Activities to Be Performed.

Menentukan dan mengelola aktivitas yang akan dilakukan. Upaya dan keahlian dari pekerja dapat difokuskan dan diarahkan dengan jenis aktivitas yang mereka minta, sehingga dapat ditetapkan orang- orang yang mampu mengerjakan.

4. Controlling Rewards the Person Receives.

Mengontrol penghargaan yang diterima seseorang. Mengontrol penghargaan merupakan hal lazim yang dapat mempengaruhi motivasi. Asumsinya adalah setiap individu menginginkan penghargaan sebagai hasil pencapaian pribadi atas suatu aktivitas dan memperoleh kepuasan dari perolehan tersebut.

5. Controlling Information about Results.

Mengelola informasi mengenai Hasil. Sering tidaknya umpan balik (feedback) memiliki pengaruh yang besar terhadap apa yang dilakukan karyawan karena memberikan pengalaman sukses maupun gagal sehingga dapat mengarahkan aktivitas mereka ke arah yang benar.

Manajemen harus mengelola setiap langkah dari Proses pengelolaan kinerja dengan melakukan tindakan:

  • Menciptakan cara yang efektif untuk mengkomunikasikan tujuan baru.
  • Mempertimbangkan secara teliti bagaimana suatu pekerjaan harus dilakukan agar tujuan dapat tercapai, mendesain pekerjaan sehingga karyawan dapat saling berhubungan dan dapat menjadi lebih produktif, serta melakukan penilaian terhadap teknologi dan peralatan yang digunakan apakah perubahan pada area tersebut dapat meningkatkan kinerja.
  • Melakukan pengawasan secara konstan terhadap perkembangan-perkembangan yang terjadi, apakah karyawan telah melakukan tugasnya serta perubahan apa yang perlu dibuat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s