Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘teknik menipu’

Kemarin saya mendapat email dari seorang wanita yang mengaku bernama Erawati yang tinggal di London. Isi emailnya sebagai berikut :

Assalamualaikum

Nama saya Erawati , saya tinggal di 1A Priestley Way, istana kerajaan, West Sussex, RH1033, United Kingdom. Saya dari Aceh. Saya tinggal di London dengan suami saya. Semua keluarga saya meninggal pada tanggal 26 Desember 2004, tsunami di Aceh, saya tidak memiliki kerabat. Kewarganegaraan suami saya adalah London (Inggris). Namun Tuhan mengambil suami saya dengan sebuah kecelakaan mobil ketika ia pergi keluar kota dua tahun lalu. Suami saya meninggalkan sekitar lima juta dolar (USD $ 5 juta) di sebuah perusahaan keuangan. Saya merasa hati kosong tidak ada kebahagiaan. Saya ingin kembali ke negara saya Indonesia. Saudara suami saya ingin mengambil alih dana suami saya dan perusahaan bahwa alasan mengapasaya menghubungi Anda untuk membantu saya dan menerima sekitar lima juta dolar (USD $ 5 juta) di Indonesia. Suami saya menaruh uang di Keamanan Ace consult security & finance services Ltd London. Suami saya menggunakan nama saya sebagai keluarga terdekat jadi saya memiliki hak untuk mengklaim dana dari perusahaan. Saya akan memberikan hadiah kalau anda bisa membantu saya.

Terima kasih

Erawati

Apa tindakan dari saya terhadap surat yang dikirim via email ini?  Saya tertarik untuk menuliskan di blog ini. Surat tersebut jelas sekali adalah penipuan, begitu kita menghubunginya, maka dia akan meminta identitas, seperti : nama, alamat, nomor rekening dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk membobol rekening bank yang dijadikan target.  Surat sejenis juga banyak sekali yang memenuhi emailku. Ya aku abaikan saja dan segera menghapusnya dari emailku.